Home / Artikel / Tujuan Kita Bekerja

Tujuan Kita Bekerja

 
“Apa tujuan Anda bekerja disini?” Demikian pertanyaan yang saya ajukan kepada cukup banyak orang. Uang, nafkah, gaji dan sebangsanya merupakan jawaban terbanyak yang saya dapat. Kalau jawaban Anda, apa?
 
Sah aja kalau Anda pun menjawab demikian. Tapi mungkin, itu bukan jawaban yang paling baik. Kenapa? Karena pertama; uang, gaji, bonus, dan fulus itu bakal kita terima dengan sendirinya kalau kita bekerja. Meskipun kita tidak meminta. Otomatis itu mah.
 
Kedua, mungkin kita tidak bisa mendapatkan bayaran seperti yang kita harapkan. Gaji Anda sudah 10 juta belum? Padahal pengen digaji segitu kan. Bahkan ketika gaji kita sudah 20juta sebulan. Nggak bakal cocok kalau kebutuhan keluarga saja sudah 30 juta. Bisa kecewa kita jika demikian.
 
Ketiga, Anda akan rela melakukan apa saja demi mendapatkan uang. Sekalipun Anda tahu bahwa hal itu tidak pantas Anda lakukan. Merendahkan harga diri Anda. Atau menghalalkan segala cara. Sikat aja. Yang penting dapat uang.
 
Keempat, setiap kali mendapatkan penugasan Anda akan bertanya; “Ada duwitnya nggak?” Kalau nggak ada duwitnya, atau kecil banget, maka Anda nggak bakal bersemangat. Anda hanya optimal bekerja kalau ada duwit gede saja. Sehingga kualitas pelayanan Anda kepada orang lain nggak bakal beres.
 
Kelima, kelak kalau Anda sudah punya uang yang cukup, mungkin Anda tidak lagi mau bekerja. Buat apa kan? Sudah banyak uang kok. Berhenti aja.
 
Kalau diuraikan efek lainnya juga masih banyak. Tapi intinya begini; kalau pun boleh menjadikan uang sebagai tujuan dalam bekerja, tapi itu bukan yang utama.
 
Lalu, apa dong tujuan utama kita? Terserah Anda. Kan itu karir Anda sendiri. Sebagai panduannya, bikinlah tujuan yang lebih besar dari sekedar uang. Karena nilai uang mah berapa pun juga kerasa kecil aja kan.
 
Tujuan itu, mesti lebih long lasting alias lebih bertahan lama daripada uang. Karena, uang mah biasanya langsung menguap aja kan?
 
Bisakah Anda menemukan tujuan yang lebih mulia, lebih bernilai, dan lebih mampu mendekatkan diri kepada tujuan Tuhan ketika Dia menciptakan kita, misalnya? Tentu saja.
Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKADARUS – Dadang Kadarusman

Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment