Home / Artikel / Today For Tomorrow (2Day 4 2Morrow)

Today For Tomorrow (2Day 4 2Morrow)

 
Jika kita percaya bahwa segala tindakan kita hari ini menentukan apa yang akan kita dapatkan dimasa depan. Maka. Mestinya. Kita memberi perhatian secara sungguh-sungguh pada setiap kegiatan yang kita lakukan. Betul ya?
Hanya saja, kita sering lupa akan hal itu. Sehingga banyak tindakan kita hari ini, yang sama sekali tidak memberi manfaat bagi hari esok kita. Bahkan, tak jarang kita berbuat sesuatu yang membuat masa depan kita buruk.
Tidak dengan sengaja tentu saja. Karena sebagai orang waras tak mungkinlah pula kita merusak masa depan sendiri. Namun kita sering melakukannya tanpa sadar.
Contoh paling sederhananya. Hari ini. Adalah momen berharga bagi kita. Apa yang kita lakukan hari ini? Kemanfaatankah? Atau sekedar kesia-siaan belaka. Apapun itu, akan berdampak pada hari esok kita.
Jika kita belajar sesuatu hari ini, maka esok kita akan menerima manfaat dari pelajaran itu. Dan kelak, kita akan merasa beruntung telah mempelajarinya ‘dahulu’.
Jika ketika ada kesempatan untuk belajar itu – hari ini – disia-siakan. Maka kelak. Ketika kita butuh pengetahuan atau keterampilan itu. Kita akan merasa menyesal kenapa tidak mempelajarinya ‘dahulu’.
Jika hari ini kita berbuat buruk, maka kelak jiwa kita akan dipenuhi rasa sesal. Kenapa ‘dahulu’ tergoda melakukan hal itu.
Jika hari ini kita berbuat baik, maka nanti hati kita akan diliputi oleh rasa syukur karena dampak dari perbuatan baik kita ‘dahulu’ terasa manfaatnya sekarang.
‘Daluhu’ hari esok kita adalah hari ini. Maka apakah nanti kita akan menyesal atau merasa diberkahi, ya terserah hari ini kita ‘ngapain’.
Setiap pedih dan perih yang saya rasakan hari ini, misalnya. Setelah direnungkan. Ternyata timbul karena tindakan salah yang saya lakukan beberapa tahun lalu.
Andai waktu itu saya melakukan tindakan yang berbeda. Maka keadaan saya sekarang mungkin tidak seperti ini.
Demikian pula kenikmatan dan anugerah yang saya rasakan hari ini. Ternyata ada kaitannya dengan hal-hal positif serta tindakan konstruktif saya dimasa lalu.
Maka hari ini. Saya berkomitmen untuk melakukan sesuatu yang bakal berguna untuk masa depan saya. Dan berusaha meminimalkan tindakan yang bakal menggiring saya pada kesulitan dimasa depan.
Apakah Anda juga demikian? Alhamdulillah. Karena saya tidak sendirian. Ada Anda yang menjadi teman seperjuangan. Walau jarak memisahkan. Bahkan kita tidak sempat untuk secara langsung berjabat tangan.
Dan ketahuilah teman. Bahwa tindakan baik kita hari ini untuk mengharapkan kebaikan dimasa depan itu bukan sekedar teori menejmen. Utamanya, kita mengikuti petunjuk Tuhan.
Karena Tuhan menginginkan kita menyiapkan masa depan dengan berbaik-baiknya di hari ini. Silakan simak firman-Nya dalam surah Al-Hasyr ayat 18.
“Dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok….”
Maka usaha kita ini. Insya Alloh bernilai ibadah. Karena ketika hari ini kita membenahi diri dan perilaku kita. Maka itu artinya kita sedang menyiapkan hari esok yang baik.
Hari esok itu, makna jangka pendeknya adalah hari-hari berikutnya selama umur masih tersisa. Sedangkan – ini yang lebih penting – arti jangka panjangnya adalah; hari ketika Tuhan memberi balasan kepada setiap perbuatan.
Dengan demikian, maka kebaikan apapun yang kita tebarkan hari ini. Insya Alloh. Akan berbuah kebaikan pula bagi dunia. Dan akhirat kita. Today. For. Tomorrow. Aamiin…

Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment