Home / Artikel / TIDAK ADA PEKERJAAN BAIK YANG MUBAZIR

TIDAK ADA PEKERJAAN BAIK YANG MUBAZIR

 

Banyak pekerjaan kantor yang kita lakukan. Tapi, tidak semua hasil kerja kita ‘kepake’. Betul kan? Ada yang diabaikan atasan. Ada yang nggak jelas mau diapain. Pokoknya setelah pekerjaan itu kita lakukan, kemudian; going nowhere. Kayaknya, mubazir ya kerja keras kita?

Nggak. Tidak ada yang mubazir jika yang kita lakukan itu adalah pekerjaan baik. Kalau Anda melakukan pekerjaan buruk, itu pasti sia-sia. Tapi setiap pekerjaan baik, tidak mubazir jika kita melakuannya.

Sampai saat ini, saya masih sering mendapat manfaat dari pekerjaan yang beberapa tahun lalu nggak kepake. Sekarang, kerasa banget manfaatnya. Banyak hal seperti itu saya alami. Bahkan baru-baru ini pun terjadi lagi.

Pekan lalu misalnya. Saya keliru memahami proses komunikasi ketika seseorang menelepon untuk sebuah event. Saya siapkanlah materi sesuai hasil diskusi.

Memang saya melayani permintaan materi yang customized alias dirancang secara khusus sesuai dengan kebutuhan spesifik klien. Konsekuensinya, sering harus membuat materi baru. Seperti yang satu ini. Caaapek memang. Tapi, begitulah caranya untuk bisa terus mengasah diri.

Pagi hari dihari H, saya menelepon panitia untuk final arrangement. Eh, ternyata saya salah. Rupanya telepon minggu lalu itu baru ‘penjajakan’ saja. Dan rupanya panitia sudah memilih pembicara lain.

Sia-siakah semua persiapan yang sudah saya lakukan? Saya yakin tidak. Karena saya jadi punya materi baru yang mungkin kelak akan berguna. Tapi tahukah Anda, bahwa ternyata saya keliru lagi? Nggak menunggu kelak loh rupanya.

Tengah hari dihari yang sama, saya diminta untuk membawakan materi yang sama persis dengan topik dan muatan yang sudah saya siapkan itu. Masya Allah, saya sampai tertegun melihat kesesuaiannya. Maka untuk acara pekan depan itu, nggak perlu bikin lagi.

Anda juga, mungkin sudah melakukan banyak hal. Tapi, belum kerasa manfaatnya sampai sekarang. Maka jaaangan merasa sia-sia, teman. Karena pekerjaan baik Anda, bakal bermanfaat buat Anda. Meski mungkin manfaatnya baru Anda dapatkan kelak bahkan entah kapan.

Minimal, kalau Anda melakukannya dengan tulus ikhlas karena Allah ta’ala; maka Anda akan mendapatkan pahala kebaikan dari pekerjaan baik yang Anda lakukan. Dan hikmahnya insya Allah akan Anda dapatkan.

Hal itu juga mesti menjadi inspirasi bagi kita untuk ‘tidak pelit’ melakukan pekerjaan dan tindakan baik. Selama masih mampu, jangan berhenti berkarya. Karena setiap buah karya yang baik yang kita lakukan, insya Allah bakal ada manfaatnya. Setuju ya.

 

Catatan kaki:
Kita tidak selalu bisa menemukan cara yang tepat untuk menggapai rezeki yang Allah sediakan untuk kita. Maka berdoa kepadaNya untuk menemukan cara itu mungkin merupakan salah satu aspek penting untuk melengkapi ikhtiar kita.

Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment