Home / Artikel / Resolusi Itu Sama Dengan…

Resolusi Itu Sama Dengan…

 
Kata ‘resolusi’ mengemuka di setiap pergantian tahun. Orang membicarakannya dimana-mana. Tak tabu pula bertanya;”Resolusi kamu apa?”
Saya, sudah lama nggak bikin resolusi. Toh tidak terbukti ada orang yang secara konsisten menjalani, menempuh, dan mewujudkan resolusi pribadinya. Ga ada.
Apa sebab? Lihat saja bagaimana kita membuat resolusi. Mirip daftar belanjaan kan? Lalu? Biarkan law of atraction (LOA) bekerja. Begitu kata orang pintar. Sekarang, lihatlah apa yang sudah dilakukan oleh LOA itu atas resolusi Anda tahun lalu, dan tahun lalunya lagi, dan tahun lalunya lagi.
Ketahuilah bahwa; resolusi itu sama dengan angan-angan. Kita pengen sesuatu, tapi there is nothing we do. Allah menegaskan dalam Al-Qur’an untuk menjauhi angan-angan. Karna angan-angan, hanya mengajak kita ngimpi.
Jadi gak boleh nih bikin resolusi? Gak dilarang. Asal jangan cuman bikin daftar belanjaan doang. Mendingan bikin Planning saja. Dasarnya apa? Ilmu menejemen. Dasar resolusi? You tell me.
Lho, apa bedanya resolusi dengan planning? Resolusi mah cuman list doang. Kalau planning, kita punya tujuan yang jelas. Lalu kita plot apa yang mesti dilakukan supaya bisa sampai ke tujuan itu. Tahap demi tahap.
Dalam Al-Qur’an surah Al-Hasyr ayat 18 Allah berfirman :”Wahai orang yang beriman. Bertakwalah kepada Allah. Dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang diperbuatnya untuk hari esok….”
Memperhatikan sesuatu untuk hari esok itulah yang dalam menejmen disebut planning. Elo, mau melakukan apa untuk masa depan?
Resolusi itu sama dengan angan-angan. Planning, persiapan atas sesuatu yang hendak kita lakukan untuk masa depan.
Ada contoh kongkrit nggak ya? Yaudah. Pake example punya saya aja ya. Saya gak bikin resolusi. Tapi saya punya plan bahwa kelak, saya nggak jualan training lagi. Berhenti jadi trainer? Tidak. Justru fokus kepada tugas sebagai trainer. Sedangkan urusan jualan program training akan dilimpahkan kepada agen-agen mitra saya.
Ah, itu kan resolusi juga Dang. Iyya. Kalau cuman sampai disana mikirnya. Tidak. Saya sudah melakukan sebagian langkah konkritnya. Sudah punya beberapa kandidat mitranya. Bahkan sudah ada yang jalan. Minggu depan, Insya Allah dilaunch. Dan, masih ada langkah-langkah berikutnya yang tidak perlu dibeberkan disini.
Beda kan, antara resolusi dengan planning? Beda dong. Resolusi sama dengan angan-angan. Sedangkan planning memperhatikan apa yang hendak kita perbuat untuk hari esok.
Angan-angan membawa kita pada ngimpi tentang pepesan kosong. Makanya dilarang Tuhan. Memperhatikan hari esok, membangunkan kesadaran bahwa masa depan itu; nggak boleh ditungguin. Alias terserah nanti mau gimana. Wooy, kudu dirancang. Dan dipersiapkan.
“Tapi kan punya planning belum tentu berhasil Dang!” Lha iyya dong. Bikin planning doang tapi gak diapa-apain. Coba baca deh lanjutan firman Allah tadi. Disitu jelas banget Dia katakan; “…Sesungguhnya Allah maha mengetahui atas apa yang kamu kerjakan…”
Kalau Anda membaca ayat itu secara lengkap, maka disitu ada 5 aspek penting. Satu, Beriman kepada Allah. Dua, Bertakwa kepada Allah. Tiga, Persiapkan masa depan. Empat, Bertakwa kepada Allah. Lima, Kerjakan apa yang sudah kamu persiapkan.
Bertakwanya kok 2 kali Dang. Gak salah tuch? Nggak. Memang begitu bunyi ayatnya. Allah perintahkan bertakwa itu sebelum membuat perencanaannya. Dan sebelum mengerjakannya.
Kenapa mesti 2 kali perintah? Supaya waktu merencanakan masa depanmu, kamu merencanakan hal yang baik-baik saja. Bukan hal buruk.
Dan, supaya ketika mengerjakan apa yang sudah kamu rencanakan itu; kamu sadar bahwa ikhtiarmu dihargai oleh Allah. Serta hasil akhirnya, sejalan dengan kehendak Allah.
Sekarang, silakan pilih: Bikin Resolusi, atau planning? Terserah Anda saja. Kalau mau ikut saya, mulailah sekarang; untuk merencanakan masa depan karir Anda.
Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Penulis, Trainer, Pembicara Publik.

Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment