Home / Artikel / Mendapatkan Kepercayaan Bawahan

Mendapatkan Kepercayaan Bawahan

 
Menurut pendapat Anda; Jabatan itu, diberikan oleh orang lain atau harus kita perjuangkan? Faktanya, ada orang yang punya jabatan karena diberi. Ada yang dengan jerih payahnya sendiri. Dan ada juga yang karena kedua-duanya.
 
Tapi ada satu hal terkait jabatan yang hanya bisa didapatkan melalui jerih payah sendiri. Bukan dikasih. Tahukah Anda, apa itu? Kepercayaan anak buah. You have to earn it. Tidak ada jalan lain untuk meraihnya selain menunjukkan kepada anak buah bahwa sebagai atasan, Anda layak mendapatkan kepercayaan itu.
 
Lalu apakah sedemikian pentingnya kepercayaan anak buah itu? Oh iya. Tanpa kepercayaan, mereka tidak akan mau bekerja sungguh-sungguh bersama Anda. Mereka akan selalu curiga kepada apa yang Anda lakukan. Bahkan bisa saja mencari-cari kesalahan Anda.
 
Foto kerja Anda pun bisa dijadikan bahan analisis soal ada tidaknya rekayasa kan? Semua itu bisa terjadi, jika mereka; tidak percaya kepada Anda.
 
Lalu bagaimana supaya bisa mendapatkan kepercayaan dari bawahan?
 
Pertama, menjaga perilaku agar sesuai dengan perkataan. Sederhana. Tapi, jaman sekarang sudah lumayan jarang menemukan orang begini. Padahal, kata-kata adalah satu-satunya hal abstrak yang bisa dipegang dari manusia. Jika kata-kata kita mencla mencle, misalnya. Maka orang yang waras nggak mungkin bisa terus percaya.
 
Kedua. Jujur. Sampaikan apa adanya. Meskipun pahit atau perih. Hanya pemimpin jujur yang bisa memberi ketenangan batin kepada anak buahnya. Makanya, pimpinan yang pernah memakai hidung pinokio; tidak akan dipercaya lagi oleh anak buahnya. Kelaut aja deh.
 
Ketiga, penuhi janji. Kalau ada manusia yang pernah mengingkari janji, maka sulit bagi dirinya untuk tidak melakukannya lagi. Makanya pemimpin yang pernah ingkar janji, hanya akan membuat rakyatnya mempertanyakan; apakah orang ini akan memenuhi janjinya. Ataukah ngibul lagi seperti biasanya.
 
Masih adakah lagi cara lainnya? Ada. Tapi cukup tiga itu sajalah dulu ya. Semoga kita bisa menjadi pemimpin yang dapat dipercaya. Sehingga diakhirat nanti bakal bisa mempertangungjawabkan amanah yang kita emban ini. Dihadapan sang maha kuasa.
Catatan kaki:
Kalau anak buah tidak percaya kepada Anda, jangan maksa mereka untuk percaya. Tapi paksalah diri Anda sendiri untuk menjadi orang yang layak dipercaya oleh orang-orang yang Anda pimpin.

Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment