Home / Artikel / Kunci Nyaman Dalam Bekerja

Kunci Nyaman Dalam Bekerja

 
Setiap orang, tentu ingin bekerja dengan nyaman. Aneh kalau ada orang yang nyari susah kan? Tapi, coba tengok. Disekitar Anda, banyakan orang yang merasa nyaman dalam bekerja atau sebaliknya?
Kenyamanan yang saya maksudkan  bukan termasuk boleh kerja seenaknya sendiri. Keluar masuk kantor jam berapa saja. Atau chatting disaat seharusnya bekerja ya. Konteks diskusi kita adalah; merasa enjoy ketika sedang menjalani kegiatan profesional kita.
Ternyata, nggak banyak ya orang yang seperti itu. Kebanyakan mah merasa jenuh dengan pekerjaannya. Yang antusias hanya sedikit. Yang tetap berdedikasi tinggi dengan perangai yang tetap menawan hati sudah sulit dicari.
Apakah yang tidak nyaman itu karena gajinya kurang? Nggak juga. Para menejer yang sudah dibayar puluhan juta juga banyak yang nggak nyaman. Jadi, ini bukan soal uang loh. Ini soal 2 hal.
Satu, sikap mental. Bagaimana kita memandang pekerjaan ini, menentukan seberapa nyaman kita dalam menjalaninya. Jangan harap deh orang yang tidak menganggap penting pekerjaannya akan menjalani pekerjaan itu dengan nyaman.
Walaupun menurut semua orang pekerjaannya itu penting banget. Keren banget. Menentukan banget. Tapi kalau dia sendiri memandang yang sebaliknya. Maka dia tidak akan nyaman disana.
Kedua, kebiasaan dalam menjalani pekerjaan itu. Kalau ini berkaitan dengan hal teknis. Semakin Anda terbiasa mengerjakannya, maka Anda akan semakin terampil. Sehingga Anda nggak punya kekhawatiran apapun dengan penugasan yang Anda terima. Merem juga bisa kok, ibaratnya.
Maka membangun kebiasaan yang produktif itu penting. Supaya setiap penugasan yang kita terima berada dalam zona yang kita bakal nyaman menjalaninya. Orang yang selama ini terkespose dengan suatu pekerjaan, maka ketika mendapat penugasan dibidang itu akan ‘feel like home’.
Tapi. Ada tapinya nih. Janganlah bekerja hanya mencari kenyamanan belaka. Kenapa? Karena kita akan terjebak ditempat atau situasi yang seharusnya sudah kita tinggalkan. Dengan kata lain, kita bakal stagnan.
Jadi nggak boleh menikmati kenyamanan? Yeee boleh. Tapi jangan kelamaan. Sebentar saja. Setelahnya segera membangun kebiasaan baru lainnya. Sehingga, selalu ada excitement dalam karir kita. Dan ada improvement dalam kualitas pribadi kita.
Dengan begitu, kelak kita bakal punya satu JENIS kenyamanan yang langka. Tahukah Anda kenyamanan apa itu? Yaitu, kenyamanan untuk selalu membangun bentuk-bentuk kenyamanan baru lainnya. Sehingga kita, tidak akan pernah lagi disa dibuat tidak nyaman. Oleh situasi. Maupun kondisi kerja seperti apapun. Kita, bakal nyaman aja menjalaninya. Insya Allah. Lalu kebiasaan apa yang sekarang sedang Anda bangun?
Catatan kaki:
Kalau belum menjadi kebiasaan, menyesuaikan diri dengan sesuatu yang baru itu memang nggak nyaman. Tapi, kalau kita sudah terbiasa dengan hal-hal baru. maka terus menemukan kebiasaan baru itu bakal menjadi kebiasaan yang kita bakal nyaman melakukannya.

Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment