Home / Artikel / Khataman Generasi XVI

Khataman Generasi XVI

 

khotamanAlhamdulillahhhh, Selamattt selamatttt….

Bertempat di lapang kebanggaan Pondok Pesantren Al-Furqon, sebuah acara tahunan digelar. Berbentuk sebuah acara tasyakuran santri kelas akhir/Niha’i (XII MA) dengan nama kebanggaan angkatan mereka yaitu X-OC Bratva, depan ruangan kelas 3 lantai yang baru digunakan beberapa tahun itu, terasa penuh oleh para santriwan, santriwati dan hadirin tamu undangan.

Acara tasyakuran  merupakan acara tahunan sunnah pondok sebagai kegiatan yang menandai rasa kesyukuran santri Niha’i yang telah mampu melewati segala ujian dan rintangan mereka selama 6 tahun menimba ilmu di pesantren. Berbagai situasi dan kondisi, baik duka maupun suka, telah terlewati dengan penuh kesabaran dan kegigihan. Tidak ada kata menyerah untuk menggapai masa depan. Dan kini saatnya, mereka menikmati perjuangan itu. Bersyukur menjadi hal paling tepat bagi para santri tersebut agar jalan selanjutnya semakin dimudahkan dan diridhoi oleh Allah SWT.

Acara tasyakuran dihadiri langsung oleh segenap jajaran Pimpinan Pondok Pesantren Al-Furqon, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, orang tua para santri kelas akhir, segenap dewan asatidz dan asatidzah beserta santriwan santriwati pondok pesantren Al-Furqon.

Diawali dengan penampilan Tim Nasyid yang dipersembahkan oleh tim nasyid ‘The Aora” Al-Furqon kemudian masuk ke acara yang diikuti dengan penuh rasa khidmat, acara sambutan-sambutan sampai ke acara inti yaitu upacara khusus pelepasan santri akhir. Dalam sambutannya Pimpinan Pon-pes Al-Furqon Al-mukarrom Ustadz Bunyamin menyampaikan kata-kata pelepasan sebagai berikut :

Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pada hari ini Allah SWT menyaksikan apa-apa yang sedang kita laksanakan.
Enam tahun yang lalu kalian datang, dan pada  hari ini pula kalian akan meninggalkan. Enam tahun yang lalu kalian diantar oleh orang tua, dan pada  hari  ini kedua orang tuamu menjemputnya pula.
Pada  ” Khutbatul ‘Arsy ” kalian kami terima, dan pada hari  ini kami serahkan pula  kepada kedua orang tuamu. Terimalah putera/puteri Bapak diiring dengan do’a semoga ilmunya sarat dengan nuansa kesholehan yang manfaatnya kembali kepada dirinya dan kepada ibu / bapaknya, agama, nusa dan bangsa.
Khusus kepada anak-anakku yang akan meninggalkan, kami semua rela melepas kalian namun   camkan dan ingatlah bahwa disemua lorong waktu dan tempat di alam dunia ini, itu merupakan ajang perjuangan dan lahan pahala yang dikelak kemudian hari akan dipersembahkan kepada Allah Swt. Pegang erat-erat Al-Quran dan Al-Hadits sebagai bekal tonggak ingatan kita. Terjunlah dan berjuanglah, buktikan bahwa kalian adalah reforman-reforman yag harus mampu mereformasi segala bentuk kedurjanaan dan ketidakadilan.
Kenanglah sekalian apa yang sudah kita jalani dan  maafkanlah sekalian apa yang sudah terjadi.
“Bismillahi tawaqaltu alallah lahaola wala quwwata ila billah.”
Nashrun minallah wa fathun qoriib
Wasslamualaikum Wr. Wb.

Setelah usai acara, tashofahah bersama dengan segenap asatidz, asatidzah dan seluruh santri dilakukan. Beberpa pengambilan foto bersama juga dilakukan sebagai bentuk kenang-kenangan. Semoga dengan tamatnya mereka dari pondok pesantren ini, ilmu yang mereka dapatkan, mampu dimanfaatkan diluar nanti, agar setiap generasi dapat mendobrak perkembangan yang pesat bagi kemajuan umat Islam, khususunya di negara Indonesia. Selamat berjuang para kader ulama pejuang ISlAM…!


Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment