Home / Artikel / Kemarin – Hari Ini – Esok Hari

Kemarin – Hari Ini – Esok Hari

 

Anda percaya nggak, bahwa SEMUA yang kita alami hari ini berkaitan dengan masa lalu?  Coba deh Anda runut kebelakang tentang sesuatu. Apa saja. Pasti nyambung satu sama lain. Semua saling berkaitan.

 

Misalnya. Sekarang kita pakai baju ini. Nyambung dengan peristiwa membelinya dimasa lalu. Membeli itu juga nyambung dengan gaji yang diterima sebelumnya. Gaji itu nyambung dengan setiap hari ngantor. Ngantor itu nyambung dengan keberhasilan saat wawancara kerja. Wawancara kerja itu nyambung dengan… blablabla.

 

Nggak ada hal yang kita alami yang nggak terkait serangkaian kejadian sebelumnya. Pasti terkait. Misalnya. Coba kalau waktu itu Anda tidak membeli baju yang ini, melainkan baju lainnya. Maka hari ini, Anda tidak akan mengenakan baju yang sedang Anda pakai itu. Betul kan?

 

Maka tindakan dan keputusan Anda ketika memilih baju waktu itu, menentukan baju mana yang Anda pakai hari ini. Dan boleh jadi loh, karena hari ini Anda mengenakan baju itu; ada seseorang yang berbaju senada dengan baju Anda dan merasa nyambung dengan Anda. Dan boleh jadi pula, tahun depan; orang itu menjadi suami atau istri Anda.

 

Itu kalau Anda masih jomblo. Kalau sudah nggak available lagi? Mungkin orang itu bertanya pada Anda, dimana Anda membeli baju itu? Lalu Anda ngobrol. Kemudian sampailah obrolan Anda pada peluang kerjasama. Sepuluh tahun setelah hari ini, Anda menjadi orang yang merasa sangat beruntung pernah ngobrol dengan orang itu; pada hari ini. Gara-gara baju ini. Who knows?

 

Intinya sih dua saja. Bahwa pertama. Tidak perlu terlalu kaget dengan apa yang kita alami saat ini. Karena semua itu merupakan buah dari tindakan atau keputusan kita dimasa lalu. Susah, senang; semua berkaitan.

 

Ketika gembira, tunjukkan nikmat Allah berupa kegembiraan itu. Tak usah disembunyikan. Tapi tidak perlu berlebihan. Demikian Rasulullah mengajarkan.

 

Dikala susah? Meratapi itu nggak usah. Karena meratap bukan ciri orang yang bertakwa. Yang percaya bahwa semua terjadi atas izin Allah ta’ala. Sedih sih boleh. Mengeluarkan air mata juga tak apa. Setelah itu, segeralah bangkit kembali. Mencari solusi. Melakukan perbaikan itu dan ini. Insya Allah. Segala sesuatunya akan kembali pulih. Begitulah tuntunannya.

 

Kedua, memanfaatkan hari ini sebaik-baiknya. Karena apapun yang kita lakukan hari ini bakal nyambung kepada kejadian yang kita alami besok, besoknya lagi, dan besoknya lagi, dan besoknya lagi lagi.

 

Allah menasihatkan dalam Al-Quran agar hari ini; kita memperhatikan apa yang kita lakukan untuk hari esok. “Waltandzur nafsun maa qoddamat ligod,” demikian firmannya kepada setiap diri.

 

Oleh karenanya, mari kita berbaik-baik dengan apapun yang kita lakukan pada hari ini. Sebab semua yang kita lakukan hari ini, akan nyambung dengan apa yang akan terjadi pada kita esok hari. Selamat berkarya sahabatku. Semoga kasih sayang Allah membimbing kita menuju keberhasilan yang penuh berkah.

Catatan kaki:

Bakal rugi kita jika menyia-nyiakan hari ini. Karena hari ini kita berkaitan dengan besok dan besoknya lagi…..


Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment