Home / Artikel / HEPI DAN ANTUSIAS

HEPI DAN ANTUSIAS

 

Kita bekerja demi sejumlah gaji. Tentu saja. Tapi apakah gaji yang kita terima itu sebanding dengan kerja keras kita? Kebanyakan orang yang saya tanya cenderung menganggap bahwa itu tidak sepadan.

Soal ini, saya sependapat. Makanya, jangan bekerja itu hanya sekedar mengharapkan gaji semata. Karena boleh jadi, dibayar berapapun kita, nggak bakal sepadan dengan peluh dan keringat yang kita keluarkan.

Salah satu aspek lain yang mesti kita raih dalam pekerjaan itu adalah; mendapatkan ketenteraman hati. Sederhana memang. Tapi tidak mudah mendapatkannya. Padahal, efeknya besar buat hidup kita.

Perhatikan betapa banyak pekerja bergaji tinggi tapi tidak hepi. Mereka bekerja karena tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan uang bulanan. Maka mereka, menjalani pekerjaannya dengan terpaksa.

Tidak perlu bertanya apakah seseorang hepi atau tidak saat bekerja. Cukup lihat saja keseharian sikap dan perilaku kerjanya. Orang yang tidak antusias dalam bekerjanya, hampir pasti tidak hepi. Sebaliknya, orang yang hepi; pasti antusias.

Lalu, mana yang harus ada duluan; hepi dulu, atau antusias dulu? Bisa mana saja. Kenapa? Karena kedua hal itu sepenuhnya berada dalam kendali kita sendiri. Kita, nggak perlu nunggu orang lain bersikap baik untuk membuat kita hepi. Dan kita, nggak tergantung pada orang lain untuk antusias.

So my friends, memulai aktivitas kerja kita dengan hepi dan antusias itu bisa kita lakukan. Dan jika itu terwujud, maka pekerjaan kita akan baik. Dan insya Allah, karir kita juga bakal menjadi semakin membaik. Pendapatan? Ngikut juga dong kan? Aamìin…


Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment