Home / Artikel / Apakah Anda Penting Bagi Perusahaan?

Apakah Anda Penting Bagi Perusahaan?

 
Menurut pendapat Anda, karyawan itu penting nggak sih buat perusahaan? Oh, penting dong. Tanpa karyawan, perusahaan nggak bisa jalan. Lalu, apakah tanpa Anda, – iya, tanpa Anda – perusahaan masih jalan? Jika perusahaan masih bisa beroperasi tanpa Anda, lalu apakah. Anda. Penting. Bagi. Perusahaan?
Merenungkan pertanyaan itu, mungkin lebih bernilai daripada berusaha menjawabnya. Karena, perenungan membawa penyadaran. Sedangkan jawaban, sering ternodai oleh pembelaan dan penyangkalan.
Akhir pekan kemarin saya sibuk menanami tanah terlantar disamping rumah. Bukan tanah saya. Tapi oleh pemiliknya yang entah siapa, diabaikan; sehingga orang-orang iseng menjadikannya tempat pembuangan sampah ‘apa saja’. Dan manusia, punya kesulitan besar untuk menghilangkan tabiat buruknya.
Di masa lalu, pengurus RT menjadikannya tempat masyarakat bersosialisasi. Bakar ikan dimalam minggu. Sambil ngobrol ini itu. Tapi sekarang, tidak ada lagi yang peduli. Saya, bertekad menjadikannya taman yang nyaman kembali.
Setelah menanam sejak pagi, badan terasa lelah sekali. Hingga tidak sanggup lagi untuk menyirami bunga-bunga yang baru ditanam ini. Niat istirahat sebentar, eh malah ketiduran.
Selepas sholat dzuhur, masih belum ada tanda-tanda hujan. Dan badan, sudah kembali segar. Maka dihari terik itu saya menyirami tanaman. Butuh waktu sekira satu jam. Karena, sekalian membetulkan letak tanaman yang masih belum pas.
Sekarang, saya boleh nonton tivi. Tapi tak lama kemudian, Tuhan menurunkan hujan lebat sekali. Hujan yang saya nanti-nantikan sejak tadi. Lantas, sia-siakah usaha saya menyirami?
Kehadiran saya, penting bagi tanaman itu. Ketika hujan belum tiba. Setiap tetes air yang saya siramkan, bernilai kehidupan. Kehadiran Anda, penting bagi perusahaan. Ketika, tidak ada orang lain yang mengerjakan tugas-tugas itu. Setiap tugas yang Anda kerjakan, bernilai keuntungan.
Lalu hujan itu turun. Melibas semua tetesan yang sudah saya siramkan. Lantas datang puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan karyawan lain yang mengerjakan hal yang sama persis seperti Anda. Masihkah peran saya bernilai bagi tanaman? Masihkah peran Anda bernilai buat perusahaan?
Setelah selesai merenungkannya, barulah Anda boleh menjawabnya. Lantas, apa jawaban Anda? Kalau jawaban saya;”Sangat penting peran saya buat tanamam itu.” Karena satu, saya bisa diandalkan ketika tidak turun hujan. Nggak usah khawatir itu tanaman kalau nggak ada hujan. Sebab, ada saya yang selalu siap dan bersedia menyirami mereka.
Mestinya, peran Anda juga penting buat perusahaan. Karena satu, Anda bisa diandalkan. Nggak usah khawatir perusahaan meski karyawan lain pada males, sering ngilang gak jelas, atau gemar menyia-nyiakan waktu. Karena, ada Anda; yang selalu siap mendedikasikan segenap kemampuan.
Saya penting bagi tanaman itu. Karena kedua, meskipun hujan sudah turun; tapi saya ikut berperan dalam proses tumbuhnya. Sehingga walaupun ada hujan, tapi ada jejak penanaman dan penyiraman yang saya lakukan.
Bukankah Allah berfirman bahwa Dia melihat setiap perbuatan? Sehingga amal baik atau buruk setara debu pun tetap diperhitungkan.
Mestinya, Anda juga penting buat perusahaan. Karena kedua, Anda ikut berkontribusi dalam proses tumbuh kembangnya perusahaan. Sekalipun ada ratusan atau ribuan karyawan lain di perusahaan itu, tapi ada jejak hasil karya Anda disana.
Bukankah kenikmatan terbesar sebagai profesional justru terasa sekali ketika menyaksikan buah karya hasil kerja keras Anda sendiri? Anda bahkan sering menceritakannya kepada anak buah, atau karyawan muda lainnya kan?
Jadi, apakah Anda penting bagi perusahaan? Anda sudah punya jawabannya sekarang kan? Namun benar tidaknya  jawaban itu, ditentukan oleh apakah Anda bisa diandalkan. Dan apakah Anda ikut berperan dalam pencapaian perusahaan.
Catatan kaki:
Karyawan memang penting bagi perusahaan. Dianggap asset malah. Tapi karyawan yang seperti apa? Kalau karyawan yang nggak bagus sih, dimana letak pentingnya kan? Hanya karyawan yang benar-benar bagus yang dianggap asset penting. Yang lainnya? Beban overhead saja…
Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman

Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment