Home / Artikel / Alasan Kenapa Kita Bekerja

Alasan Kenapa Kita Bekerja

 

Selamat hari senin. Hari dimana pekerjaan banyak banget. Dan tingkat kemacetan di jalan, biasanya diatas rata-rata. Entah karena sugesti. Atau memang demikian adanya. Makanya, ada pameo ‘ i hate monday’.

Disadari atau tidak, alam bawah sadar kita cenderung memihak kepada pameo itu. Entah karena terpengaruh ‘society believe’, entah juga karena memang kita nggak suka masuk kerja kalau nggak terpaksa karena keadaan. Khususnya dihari senin.

Kenapa masuk kerja itu agak berasa berat? Well, antara lain karena pekerjaan itu sudah tidak menggairahkan lagi. Mungkin karena rutinitasnya yang membosankan. Atau, karena kita sudah berada dalam zona nyaman. Maksud saya, nyaman kerja males-malesan.

Obat apa untuk sindrom demikian? Saya meresepkan ramuan bernama ‘alasan Anda bekerja’. Ya. Temukan alasan yang bermakna sehingga Anda bersedia bekerja. Misalnya, untuk menafkahi keluarga.

Jangan remehkan alasan seperti ini. Ini alasan yang mulai loh. Menafkahi keluarga itu perintah Allah. Dan dalam Islam, termasuk jihad. Orang yang meninggal dalam keadaan berjuang untuk menafkahi keluarga termasuk syahid.

Maka orang yang sadar bahwa alasannya bekerja adalah untuk menafkahi keluarga, tidak mungkin bekerja asal-asalan. Dia akan sungguh-sungguh demi Tuhan dan keluarganya. Karena, dia percaya bahwa menunaikan kewajiban pada keluarga merupakan bagian dari pengabdian kepada Tuhan.

Oleh karenanya pula, dia tidak akan sembarangan mengambil pekerjaan. Dia hanya akan bekerja di bidang yang baik. Karena dari pekerjaan baik dibidang yang baik, ada nafkah baik. Itulah jenis nafkah yang cocok untuk dikonsumsi dan digunakan oleh keluarga baik-baik.

Kenapa? Karena Tuhan memerintahkan untuk memberi nafkah dari sumber yang baik. Ketika perintah Tuhan itu dituruti, maka dia tidak tertarik pada nafkah tak baik. Walaupun mudah cara mendapatkannya. Dan lebih banyak jumlahnya.

Perhatikan bagaimana alasan bekerja itu mempengaruhi segala aspek sikap dan perilaku seseorang dalam bekerja. Karena alasan itu membangun niat. Dan niat mendasari tindakan setiap orang. Hingga Rasulullah bersabda bahwa; sesungguhnya, nilai dari suatu tindakan itu adalah niatnya.

Jika niatnya baik. Maka tindakannya baik. Dan insya Allah, nilai tindakannya dimata Tuhan pun akan baik. Bersyukurlah Anda yang mendapatkan amanah pekerjaan. Karena, melalui pekerjaan itu Anda punya peluang untuk berjihad. Dan syahid. Dan membangun karir melalui niat yang tulus dan perilaku kerja yang baik.

Anda, memang tidak harus punya alasan seperti yang saya kemukakan. Karena boleh jadi setiap orang punya alasannya masing-masing. Jika ada yang sama atau beda, itu bukan karena ikut-ikutan atau saling berseberangan. Itu soal hak dan kecenderungan individual. Silakan saja.

Yang penting sekarang adalah; sudahkah Anda menemukan. Apa. Alasan Anda. Bekerja?

Catatan kaki:

Ada alasan dibalik setiap tindakan kita. Termasuk dalam bekerja. Yang perlu kita lakukan adalah; menemukan alasan itu. Dan menjadikannya sebagai pendorong gairah kerja kita.

 


Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment