Home / Artikel / Agenda Penting Akhir Tahun

Agenda Penting Akhir Tahun

 
Agenda terpenting apa yang biasanya Anda hadapi dikantor setiap akhir tahun? Silakan sebutkan 5 diantaranya. Tuliskan dikertas jika perlu. Sudah? Oke. Kita kunci jawaban Anda ya. Sekarang lihat lagi daftar itu. Adakah Anda menulis “Performance Appraisal”?
 
“Tiidaaaak….” Apakah Anda termasuk yang menjawab demikian? Ya tidak dong ya. Tapi, begitulah. Kita jarang menempatkan PA sebagai sebuah agenda penting dalam karir kita.
 
Padahal, itu merupakan salah satu alat ukur seberapa baiknya kinerja kita tahun ini. Mungkin, juga berpengaruh pada bonus tahunan. Bahkan boleh jadi, mempengaruhi kenaikan gaji.
 
Soal bonus dan naik gajinya kita sepakat. Soal melakukan PA-nya itu, ntar dulu. Males banget ngelakuinnya kan? Bukan hanya anak buah, atasan juga males.
 
Kita kesel kalau bonus jelek gara-gara PA jelek. Kita sebal kalau naik gaji kecil karena PA kerdil. Tapi kita nggak menganggap PA sebagai hal serius. Aneh kan kita ini? Baik atasan maupun bawahan, podo wae.
 
Lah Dang, dikantor gue mah nggak pengaruh. PA bagus gabagus bonus ya segitu-gitu aja. Gaji juga naiknya mungil-mungil aja. Ga ada bedanya PA jelek dan gajelek!
 
Memang, kita suka keliru menganggap bahwa PA semata-mata perlu buat menentukan bonus dan kenaikan gaji. Padahal PA merupakan sistem kendali mutu terhadap progres kerja kita dalam mewujudkan strategic objective yang sudah disepakati diawal tahun lalu.
 
Dengan PA, kita jadi tahu sampai sejauh mana penyelesaian rencana kerja kita. Hal apa yang mesti diperbaiki, aspek apa yang sudah bagus, resources apa yang harus ditambahkan atau dikurangi, dan lain sebagainya supaya  seluruh strategic objective kita terpenuhi.
 
Dengan berproses seperti itu, maka pemenuhan kinerja berjalan secara alami. Bukannya dikebut di tiga pekan terakhir bulan desember seperti selama ini. Uwis telat mas. Gagitu carannya.
 
Lah terus begimane dong? PA itu bukan kegiatan setaon sekalee. Tapi sebuah proses yang dilakukan dari waktu ke waktu. Secara berkelanjutan. Minimal sekali sekwartal. Dengan begitu, ada kesempatan untuk mengevaluasi progres implementasi strategic objective sejak dini.
 
Kalau cuman bulan desember mah mana sempat lagi nambalin yang bolong iya kan? Mumpung masih bulan november nih. Duduk bareng dengan atasan atau anak buah Anda. Lalu mulai PA-nya sekarang. Jangan nungguin instruksi dari HR. Kelamaan.  Sekarang pun agak telat juga memang. Tapi lumayan, waktu koreksinya lebih luang. Jadi pas ada PA dari HR itu hasilnya bisa lebih baik.
 
Tahun depan, jangan diulangi lagi PA diujung tahun doang. Lakukan sejak awal tahun 2016. Ulangi per kwartal satu kali. Sambil dilihat, apakah anak buah Anda sudah memiliki bekal yang cukup untuk menjalankan pekerjaannya dengan baik? Atau masih harus dilatih lagi.
 
Percuma nambah budget atau nambah alat canggih kalau kompetensi orangnya nggak memadai. Karena manusia hebat, masih bisa kerja tanpa alat canggih. Tapi alat canggih, nggak banyak mangpaatnya ditangan orang yang butek.
 
Jadi again, kuncinya tetap ada di SDM. Kalau punya anak buah yang bagus-bagus, maka bakal nikmat rasanya hidup sebagai seorang atasan. Lah, kalau anak buahnya pada belum bagus? Bakal tetap asik kalau nyadar sejak awal, lalu segera mengambil tindakan yang benar.
 
Gimana tindakan yang benar itu? Setelah tahu apa yang kurang pada anak buah; ya segera dibenerin. Jika skillnya yang kurang, dilatih lagi kemampuan teknisnya. Jika pengetahuannya yang kurang, gimana kek caranya supaya bisa nambah wawasan. Jika attitudenya yang kurang? Ah, pasti Anda tahu gimana caranya kan.
 
You. Can do it yourself. Nggak perlu bergantung pada resources dari luar. Kecuali kalau memang tidak memungkinkan Anda tangani sendiri. Dan jika memang butuh bantuan dari luar, segera cari. Biar segera direalisasikan. Dan efeknya bisa segera kelihatan.
Catatan kaki:
Kalau PA dilakukan hanya untuk sekedar bikin laporan, ya pasti nggak nyaman. Atasan terbebani. Anak buah merasa dihakimi. Tapi kalau PA dilakukan untuk menyokong terpenuhinya strategic objective dan pengembangan anak buah, maka atasan senang. Anak buah juga asyik-asyik aja.
 

Artikel
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment